Tuesday, 03 March 2009 14:15 WIB
ABDULLAH LATHIF MANJORANG
WASPADA ONLINE
KABANJAHE - Demo Protap di gedung DPRDSU sebulan lalu jangan sampai menghentikan perjuangan pembentukan Provinsi Tapanuli (Protap). Usaha yang sudah dilakukan sejak tahun 2002 ini harus kembali dilanjutkan.
Pernyataan itu dilontarkan Anggiat Simbolon, ketua DPD Himpunan Putra-Putri Asal Samosir (HIPAS) Kabupaten Karo kepada Waspada Online, tadi pagi.
"Perjuangan Protap harus dilanjutkan. Insiden DPRDSU memang tidak diharapkan oleh semua pihak. Dan saya yakin panitia juga tidak menginginkan hal itu terjadi," kata Anggiat. Namun, pembentukan Protap adalah usaha untuk memberikan kemakmuran bagi masyarakat Tapanuli yang selama ini terkesan dianaktirikan, menurutnya.
"Mengapa didaerah lain seperti Kepri hanya membutuhkan waktu 2 tahun saja. Berbanding terbalik dengan Protap yang sudah 7 tahun diupayakan, namun tak juga terealisasi. Padahal, dari media yang saya baca, Protap sudah sesuai dengan mekanisme," ungkapnya.
Anggiat juga membantah pembentukan Protap hanya dimanfaatkan segelintir orang hanya untuk kepentingan kelompok dan pribadi. "Ini murni keinginan masyarakat banyak, khususnya warga Tapanuli," katanya dengan tegas.
Semua putra-putri asal Samosir, Anggiat melanjutkan pendapatnya, pasti akan mendukung Protap. Pasalnya, Protap bisa mengejar ketertinggalan pembangunan di Tapanuli yang sangat jauh dibandingkan dengan kabupaten lain. "Sehingga bila ingin maju, harus merantau ke daerah lain, seperti saya ini," ungkap pengusaha sukses di Karo asal Pangururan, Taput ini.
Misalnya saja, katanya, bila Protap terbentuk, tentu akan mempermudah pembangunan didaerah ini karena ruang lingkup yang ditata akan semakin kecil dan mudah dijangkau. "Apabila Protap terwujud, jalan didaerah ini akan mulus dan infrastruktur akan semakin baik," katanya.
Untuk itu, Anggiat mengharapkan agar panitia pembentukan Protap tetap bersabar dan perjuangan Protap adalah mulia sehingga harus ditindak lanjuti demi kesejahteraan orang banyak, khususnya warga Tapanuli.
"Satu hal lagi, perjuangan Protap tidak ada kaitannya dengan unsur SARA. Ini murni demi kepentingan dan kemakmuran masyarakat Tapanuli. Kalau Protap terwujud, akan mengangkat harkat dan martabat warga Tapanuli," kepada Waspada Online Anggiat menjelaskan dengan penuh harapan Protap dapat tercapai.

Komentar (4)
1. 03-03-2009 15:27
PROTAP
Seperti yang saya sudah bilang sebelumnya, jangan dilama-lamain masalah ini. Saya pun sebagai warga Samosir sudah sangat setujuh untuk pembentukan PROTAP ini.
Mari pikirkan kepentingan orang banyak, agar kita sama-sama maju
Horas
Balikpapan
Berlin Simbolon
Setuju Lae Simbolon
Benar kata Lae Simbolon, kita harus mendukung PROTAP kalau bangsa Batak mau maju.Protap idaman orang Batak.Mari kita doakan bersama.
Raja Pier HaseaA
pemekaran lebih memiskinkan tidak memakm
Amang pemekaran ditengah masyarakat kita yang tengah sakit dan gila kekuasaan hanya menguntungkan mereka yang berduit dan berkuasa saja. Coba Amang cek audit BPK terhadap daerah pemekaran di Sumut, penyalahgunaan APBDnya oleh eksekutif dan legislatif, ngeriiiiiiiiiiiXXX AMANGOIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII
yance
Tidak ada SARA
Benar bung protap tidak mengandung unsur SARA, tapi terasa ada unsur SARAnya..
Sama seperti (maaf) kentut.. tak terlihat tapi tercium tak sedap
burhanudin sagala
Source: waspada.co.id





